Tag: programming

  • Tips Belajar Programming untuk Non IT

    Tips Belajar Programming untuk Non IT

    Programming kian hari menjadi salah satu skill yang sangat berharga. Bahkan untuk orang – orang yang bekerja tidak di dunia IT, kemampuan programming dapat membantu dalam bekerja. Misalnya saja, membuat macros di excel atau google sheet.

    Belakangan banyak juga perusahaan IT yang membuka bootcamp untuk orang – orang non IT. Bootcamp itu semacam kursus singkat yang tujuannya mencetak digital talent. Semacam software developer, atau data scientist dll. Memasuki dunia IT serta belajar programming tentunya suatu tantangan yang cukup berat. Apalagi untuk orang yang tidak bersekolah atau kuliah di jurusan yang berbau IT. Tidak jarang dalam bootcamp tersebut materi tidak terpahami dengan baik atau malah tereliminasi karena tidak sanggup mengerjakan tugas atau ujian.


    Berbekal pengalaman pernah ikut bootcamp dan sudah beberapa tahun bekerja sebagai software engineer, berikut ada beberapa tips buat kamu.

    Beli Laptop atau PC

    person using black laptop computer
    Selain buat ngoding, laptop bagus bisa juga buat flexing

    Mempunyai laptop atau pc yang mumpuni secara performa ini sangat penting sih menurutku. Okelah sekarang bisa code lewat mobile app ataupun browser, tp banyak hal yang ga didapat dari sana, misalnya belajar cara setup environment, IDE yang lebih bagus, belajar koneksi dengan database, dll.

    Laptop atau pc yang bagus tentu ada harganya. Tips dari saya, kalau belum punya dan berencana untuk beli, pastikan saja dulu spek cpu, ram dan hardisknya sesuai kebutuhan. Kalau menurutku spek cpu i5, ram 16gb dan hardisk ssd (512 gb ke atas) itu sudah cukup. Kalau dikurangi speknya, berarti kesabaran kamu yang perlu ditambah. Sebagai contoh, jika kamu belajar java, baik untuk backend atau mobile app, semakin bagus cpu maka semakin cepat pula compile aplikasinya. Ga jarang ketika nanti bekerja, aplikasi yang dicompile bisa cukup memakan waktu.

    Baru atau bekas, ya menurut saja tergantung budget sih. Kalau laptop bekas masih ada di range sekitar 6 – 7 jutaan, masih ok lah untuk belajar. Terus, apakah harus mac ? ya enggak juga sih.

    Kenali Cara Belajarmu

    bible page on gray concrete surface

    Setiap orang punya cara masing – masing buat belajar. Beruntungnya, kalau materi tentang programming itu banyak dan tersebar di berbagai media. Paling banyak tentu youtube, ebook, blog, kursus – kursus, serta grup atau komunitas. Media – media tersebut sebetulnya punya karakteristik sendiri – sendiri, ada kelebihan dan kekurangannya.

    Youtube

    Di youtube, umumnya video tutorial tentang membuat sesuatu. Biasanya sih yang dibahas hanya pengantar saja, misalnya seperti How to Install Python on Mac, Learn tailwind css in 10 minutes, Functional programming in Java dst. Konten – kontennya cukup ringan dan tutorial instruksinya pun cukup enak dipahami. Kalau yang sedikit berat itu biasanya video tentang konferensi, semacam GOTO Conference, React Conf dst

    Ebook & Blog

    Kalau ebook ini biasanya suatu topik dikupas secara mendalam. Aku sangat menyarankan kalau sudah merasa nyaman dengan programming, bisa mendalami dengan baca buku. Banyak sekali wisdom – wisdom terkait programming yang bisa kita aplikasikan untuk bekerja. Jika merasa beli buku terlalu mahal (harga umumnya 700 ribuan) bisa subscribe saja. Aku punya tips, subscribe lewat ACM, bayar membership 25$ pertahun, nanti dapat akses ke oreilly.

    Kursus

    Kursus ini biasanya berisi video instruksional. Ini sangat bagus kalau bisa mengikuti dengan rajin. Biasanya orang beli kursus tp tidak dipelajari, atau hanya kuat beberapa video aja. Kursus ini sudah banyak sih, ada udemy, atau dicoding kalau indonesia. Bagusnya dari kursus sebetulnya instruksinya sangat rinci dan di akhir pembelajaran ada outputnya.

    Grup dan Komunitas

    Kalau kamu tipe orang yang suka berinteraksi sosial, grup dan komunitas itu sudah banyak di Indonesia. Paling mudah buat mencari grup itu di facebook dan telegram. Selain belajar, di grup dan komunitas juga umumnya ada loker untuk full time atau free lance. Hal yang harus digaris bawahi adalah komunitas itu punya aturan. Kita harus ikuti aturan yang ada, jangan sembrono. Jangan cuma posting error saja tanpa code, karena di grup itu isinya programmer, bukan dukun.

    Nah, dari sekian media di atas, sekarang kamu setidaknya bisa memilah milah mana yang sesuai dengan komitmen finansial dan waktu kamu. Semisal memang maunya gratis dan ga lama, bisa youtube atau grup aja. Kalau memang ada dana dan cukup waktu, bisa kursus atau baca buku.

    Programming Challange

    Cobalah daftar di situs programming challange seperti hackerrank. Di situ nanti akan ada berbagai soal, dari algoritma, struktur data, sql, tentang bahasa dan kita diminta membuat code untuk jawabannya. Biasanya kita bisa bebas memilih mau menggunakan bahasa apa saja.

    Cari Best Practice

    Best practice itu sebuah kebiasaan yang secara umum diterima dan menghasilkan hal yang terbaik. Misalnya gini, kamu sedang belajar bahasa Java. Best practice nya adalah pakai IDE. Ya sebetulnya pakai text editor seperti notepad atau vs code saja bisa, tapi lebih mudah menggunakan IDE. Apakah pakai IDE itu udah terbaik ? ya mostly, kalau pakai text editor nanti akan kehilangan fitur – fitur seperti auto import, intellisense, dst.

    Hal – hal seperti ini biasanya dicari lewat interaksi dengan teman atau senior. Juga biasanya ketemu di komunitas.

    Jangan Takut Error

    text
    Error itu yang merah – merah

    Error ketika sedang coding itu sudah umum terjadi. Jadi ga perlu takut dengan adanya error itu, lebih baik belajar cara mencari akar permasalahannya kenapa error itu muncul. Biasanya awal – awal belajar programming akan sering muncul error dan bingung bagaimana harus menghadapi. Kalau sedang mengikuti tutorial, ikutilah dengan teliti. Bisa jadi erornya itu sederhana karena typo saja, atau ada step yang terlewat.

    Kalau error muncul, cara paling cepat ya baca stacktracenya, ada urutan kejadian kenapa error bisa muncul. Kedua, googling, umumnya error itu orang lain sudah mengalami, jadi sudah ada solusinya.


    Programming itu luas, apalagi perkembangan teknologi yang semakin cepat. Bisa jadi kita sudah matang dengan cara programming kita saat ini, tapi 5 tahun kedepan jadi usang, tergantingan yang lain. Bagaimanapun, kemampuan untuk belajar itu jadi kunci untuk saat ini dan kemudian hari.

    Semoga tulisan kali ini membuka wawasan kamu tentang apa saja yang perlu diperhatikan untuk belajar. Semoga sukses dalam belajarnya. Terima kasih.